Injil adalah kabar baik tentang Yesus Kristus. Dalam kasih-Nya yang besar, Allah mengirimkan Anak-Nya, Yesus, untuk menyelamatkan kita dari dosa-dosa kita. Kita semua telah berdosa dan terpisah dari Allah, dan tidak ada usaha kita yang bisa memperbaiki hubungan itu (Roma 3:23). Tetapi Allah dalam rahmat-Nya memberikan Yesus yang sempurna tanpa dosa untuk mati bagi kita di kayu salib, menanggung hukuman dosa kita, sehingga kita dapat diampuni (2 Korintus 5:21).
Yesus tidak tetap di dalam kubur, tetapi bangkit pada hari ketiga, menunjukkan bahwa Dia mempunyai kuasa atas dosa dan kematian. Kebangkitannya memberi kita harapan akan hidup kekal bersama Dia (1 Korintus 15:3-4).
Injil mengundang kita untuk bertobat, yaitu mengakui dosa kita dan berbalik dari jalan kita sendiri, dan percaya sepenuhnya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Melalui iman kepada-Nya, kita menerima hidup baru dan hubungan yang dipulihkan dengan Allah (Efesus 2:8-9).
Injil bukan tentang apa yang bisa kita lakukan, tetapi tentang apa yang telah Yesus lakukan untuk kita. Dia mengundang kita untuk datang kepada-Nya, menerima kasih-Nya, dan mengikuti-Nya setiap hari dengan sukacita. Inilah kabar baik yang memberikan damai dan pengharapan sejati di dalam Kristus.