Lihat tanda bahaya sebelum Anda setuju.
Di banyak negara pekerja tidak boleh dibebani biaya perekrutan sama sekali. Biaya besar sebelum berangkat adalah jebakan yang umum.
Agen resmi memberi kuitansi resmi. Pembayaran ke rekening pribadi, dompet digital atau kripto adalah tanda bahaya.
Paspor adalah milik Anda. Di banyak negara majikan tidak boleh menahannya.
Bekerja dengan visa turis atau kunjungan bisa membuat Anda tanpa hak dan berisiko ditangkap.
Gaji sangat tinggi untuk pekerjaan mudah, tanpa pengalaman, sering dipakai untuk menipu orang.
Tidak ada nama atau alamat perusahaan yang nyata yang bisa Anda periksa.
Anda harus mendapat kontrak tertulis, dalam bahasa yang Anda pahami, sebelum berangkat.
Didesak untuk cepat, atau diminta merahasiakannya, adalah tanda bahaya.
Lowongan online "layanan pelanggan" atau "pengetikan" di beberapa wilayah Asia Tenggara telah menjebak banyak orang di pusat penipuan.
Pinjaman dari perekrut, atau potongan gaji untuk membayar biaya, bisa menjadi jebakan yang sulit Anda lepaskan.
Calo tanpa izin, atau perekrutan hanya lewat media sosial, adalah tanda bahaya.
Berangkat lewat negara lain, atau "tempat kerjanya nanti kami beri tahu", adalah tanda bahaya.
Tidak ada hari libur, ponsel diambil, atau tidak boleh keluar adalah tanda kerja paksa.
Merekrut anak-anak, atau meminta seseorang berbohong soal umurnya, adalah tanda bahaya yang serius.
Pekerjaan tidak jelas di luar negeri seperti "penari", "pemandu tamu" atau "model", atau permintaan foto tubuh, sering kali jebakan.
Peringatkan keluarga dan teman Anda